Hijrah ke Madinah

Primary tabs

Setelah selesai Bai' at Aqabah kedua, dan setelah Islam mendapatkan wilayah yang siap menampung mereka. Maka sejak saat itu Rasulullah ­ mengizinkan para sahabatnya berhijrah ke Madinah.

Tantangan hijrah sangatlah berat. Para sahabat harus menanggung berbagai macam resiko agar dapat hijrah. Ada yang meninggalkan sanak saudaranya, hartanya, bahkan ada yang terancam jiwanya. Belum lagi meninggalkan kampung halaman yang sudah pasti berat bagi setiap orang.

Namun demikian satu persatu, kaum muslimin berhasil melakukan hijrah ke Madinah. Mereka umumnya pergi berkelompok-kelompok dan dengan sembunyi-sembunyi, sedikit saja yang pergi dengan terang-terangan.

Selang dua bulan lebih beberapa hari setelah Bai' at Aqabah kedua, akhirnya tidak ada kaum muslimin yang tersisa kecuali Rasulullah­, Abu Bakar dan Ali bin Thalib, serta mereka yang ditahan olah kaum musyrikin.

Sementara itu, Rasulullah ­ tengah menunggu-nunggu saat Allah mengizinkannya berhijrah. Abu Bakar yang saat itu telah bersiap-siap untuk hijrah, diminta Rasulullah ­ untuk ikut menemaninya.

­